Star Wars™: The Clone Wars Season 7

Season terakhir dari serial animasi Star Wars™: The Clone Wars season 7 yang ditunggu-tunggu memberi jawaban.

The Clone Wars versi animasi adalah kelanjutan dari film Star Wars™: Episode II, The Clone Wars. Kejadian dari serial animasi ini terjadi antara Episode II dan Episode III dari saga Star Wars, menjadi jembatan agar penonton tahu cerita pertempuran skala galaksi yang terjadi.

Sejak LucasFilms secara keseluruhan dibeli oleh pihak Disney, serial ini berhenti pada Season 6 dan tidak dilanjutkan karena kurang “family friendly” seperti film-film Disney lainnya. Namun setelah produksi Marvel Avengers™ serta Star Wars lainnya, akhirnya Disney memberikan lampu hijau untuk menyelesaikan dan memberi akhir untuk The Clone Wars versi animasi dengan memberikannya cerita akhir.

Tentunya tidak ada spoiler disini, karena cerita akhir dari seri ini adalah Star Wars™ Episode III yang keluar tahun 2005, semua orang tahu kalau para clone troopers menjalankan Order 66 dari Palpatine dan mengeksekusi para Jedi. Namun season 7 akan membawa anda dalam perjalanan menuju itu dari perspektif Ashoka Tano, mantan Padawan dari Anakin Skywalker.

Season 7 juga menjadi penutup dari cerita kekuasaan Darth Maul akan planet Mandalor, sedikit latar dari Kessel dan kartel mafia spice, serta favorit para fans Star Wars™; Captain Rex.

Saat ini The Clone Wars Season 7 hanya beredar eksklusif di Disney+, namun tak lama akan hadir di streaming service lain dan televisi. Ini season terakhir yang gak akan mau kamu lewatkan, karena ada hubungannya dengan Star Wars™: Rebels dan Star Wars™: The Mandalorian™ season 2 yang akan datang.

BALI: Lagu & Baksos

Rich Brian kembali dengan lagu baru berjudul Bali yang memberikan pesan positif untuk terus berkarya dan berbagi.

Rich Brian kembali dengan lagu baru selama masa karantina Covid19. Kali ini lagu berjudul Bali yang memberikan pesan positif untuk terus berkarya serta anggap saja masa karantina masa tenang seperti di Bali.

Dalam Videonya, Brian juga menerbangkan drone ke beberapa teman dan artis 88 rising, memberikan mereka hadiah serta mengajak mereka untuk berbagi kepada gerakan sosial, bisnis dan keluarga yang membutuhkan karena dampak virus Corona ini. Semacam baksos versi elit lah pake drone gitu. Way to go Rich Brian!

Kalo kamu dah ngapain aja selama dirumah?

Lathi; Kau Tak Bisa Lari Dari Kesalahan

Weird Genius kembali dengan lagu cinta penuh ego dan kebohongan

Weird Genius yang digawangi oleh Eka Gustiwana, Reza Oktovian dan Gerald kembali dengan EDM besutan mereka bejudul Lathi yang bercerita mengenai cinta penuh ego dan kebohongan yang melukai seseorang.

Musik ini kental dengan budaya Jawa baik di dalam lyric maupun beberapa instrumen yang digunakan dan juga beat. Semua dikemas secara apik oleh Weird Genius dan telah mendapatkan banyak review positif dari luar negeri baik untuk musik maupun visual video mereka.

Lagu sendiri ditulis oleh Weird Genius dan Sara Fajira, seorang rapper asal Surabaya dengan suaranya yang memberi karakter pada lagu ini.

Corona Jancox!

Corona itu memang Jancox! Teriakkan sekeras-kerasnya!

Marzuki atau lebih dikenal dengan nama: Kill The DJ menuangkan kekesalannya atas virus Covid19 melalui karya berjudul Corona Jancox, dimana selama lagu dia hanya mengumpat virus Corona yang membuat resah dan kesal masyarakat. Jancox tenan!

Menurut IG Marzuki, video dibuat dengan shooting sendiri dirumah dan merupakan kolaborasi #workforhome antar peseni. Seni merupakan salah satu industri yang mendapat pukulan telak oleh virus Corona, dengan susahnya untuk menggelar konser/pentas yang tentunya melibatkan hadirnya begitu banyak orang.

Bukan artisnya yang menderita, tapi para roadie, sound engineer, tata lampu dan lainnya yang mengharapkan penghasilan bulanan dari kegiatan-kegiatan seni.

Guns Akimbo

Kalo tangan lo adalah senjata, gimana caranya lo cebok? Susah kelez…

Ok, review ini telat, tapi ini film bioskop terakhir yang admin tonton sebelum karantina Corona. Setelah nonton film ini gue ketumpuk sama kerjaan ngurusin berita seputar virus Corona (Covid19) yang jahanam ini.

Cukup alesannya, yuk terjun langsung ke review. Ini film berantakan tapi asik dan seru. Ada 1-2 adegan yang slow, tapi overall ini film menyenangkan. Bukan film epic, tapi gue gak rugi bayar tiket untuk lihat Harry Potter man pistol-pistolan.

Secara cerita sudah bisa ditebak sebetulnya, plot twist juga meh aja, tapi ini film lucu, sadis, bego dan kalau gue belum cukup bilang: Menyenangkan.

Banyak anime yang menunjukkan karakter dengan tangan senjata atau semacamnya, film ini juga membicarakan hal ini dengan menjawab pertanyaan; kalo tangan lo senjata, lo pipis sama pakai celana gimana bro?

Serenata Jiwa Lara

Ada yang aneh sama lagu ini, orang tolol mana yang mutusin Dian Sastro??

Ini kenapa jadi pada demam disco di 2020?

Diskoria hadir dengan menggandeng Dian Sastrowardoyo dalam lagu berjudul susah di ingat: Serenata Jiwa Lara. Diskoria dengan khas beats Indonesian 80s mereka seakan membawa kita kembali ke masa silam dimana orangtua gue baru jadian dan pacaran sambil dengerin lagu ini di warung sambil nyeruput es teler. Pokoknya terasa orisinil deh.

Namun bagi saya ada yang aneh sama lagu ini: orang bodoh mana yang mutusin Dian Sastro??

Drive Safe versi Disko

Saat kamu pikir lagu Drive Safe itu enak banget, datang versi diskonya.

Drive Safe merupakan salah satu lagu Rich Brian kesukaan saya, sejak pertama kali saya dengar di Color Show, namun versi remix disko besutan DJ lokal Pablo Cikaso ini hits banget bro!

It Just Works!

Beat om Pablo Cikaso masuk banget sama vocal drive safe-nya Rich Brian dan membuat lagu ini lebih asik. Lagu Drive Safe sendiri adalah lagu romantis agar sang pacar menyetir dengan aman dengan melody yang mellow dan nyaman, lalu versi disko ini bisa merubah lyric yang sama jadi suasana yang fun.

Gak sabar menunggu karya Rich Brian dan mixing Pablo Cikaso selanjutnya.

Gundala

Gundala hadir di bioskop sudah, dan ini review jujur kita.

Gundala besutan Joko Anwar dan Screenplay Films dibawah brand Bumi Langit hadir di bioskop sudah. Terus terang duduk di kursi bioskop sebelum film mulai penuh dengan ekspektasi dan takut dikecewakan. Gundala ini merupakan sebuah harapan akan bangkitnya komik Indonesia ke layar lebar, jadi ada keinginan untuk mendukung film ini, tapi sebagai reviewer harus jujur dan saya akan memberikan review yang objektif.

Awal mula film dengan backstorynya berawal dengan bagus. Kisah kecil Sancaka cukup membangun karakternya, namun ada yang hilang antara bagaimana ia berakhir menjadi seorang Sancaka dewasa. Emosional terlalu dibangun tanpa ada flow yang asik.

Pengenalan tokoh antagonis juga cukup baik. Semua terasa terbangun karakternya, namun sepertinya kelamaan bernaung disana sedangkan ceritanya panjang dengan karakter yang banyak.

Secara keseluruhan Gundala memiliki cerita yang menarik, namun bermasalah dalam hal memberikan porsi yang tepat. Banyak backstory terasa terlalu bertele-tele dan banyak plot utama yang terasa terlalu cepat berlalu dan kurang dalam. Cerita juga seakan lompa kemana-mana dan terjadi tanpa ada alasan yang jelas. Film ini terlalu banyak mengenalkan karakter namun tak cukup waktu, sehingga karakter penjahat banyak yang seakan “dia siapa sih? kok cupu”.

Overall, ini film memang tidak sempurna, tapi permulaan yang bagus. Mungkin ada versi re-edit atau director’s cut yang jauh lebih make sense. Kalau harus kasih nilai, ini 6/10 lah.

John Wick: Chapter 3 – Parabellum

Motivasi membalaskan dendam pembunuh anjing peliharaan serta pencuri mobilnya, John Wick mengejutkan para penggemar film action dengan aksi memukau di tahun 2014. Penonton kembali bertemu dengannya melalui aksi John Wick di dunia mantan pembunuh bayaran pada film keduanya John Wick: Chapter 2.

Kali ini, John Wick kembali menunjukkan aksinya di film ketiga berjudul John Wick: Chapter 3 – Parabellum. Parabellum berhasil membuktikan kualitas dan konsistensi franchise John Wick, dengan kembali memberikan aksi luar biasa yang mengingatkan penonton terhadap kemampuan mematikan John Wick yang terkenal dengan sebutan Baba Yaga.

John Wick 3 melanjutkan langsung dari akhir film kedua, dimana ia diputus-hubungan keanggotaan dan menjadi buronan High Table. Sebagai orang yang telah dilabel Excommunicado (putus hubungan) Ia kehilangan akses dan haknya di dunia kriminal, serta menjadi incaran semua pembunuh bayaran diluar sana.

Film langsung lompat ke aksi John Wick yang melarikan diri di tengah kota New York. Film berhasil menarik fokus dan perhatian penonton atas marabahaya yang selalu dihadapi John Wick. 20 menit pertama film ini tuh paling seru dibanding film action lainnya yang keluar beberapa tahun ini.

Terus terang dari segi cerita, film ini kurang banget, tapi kita beli tiket nonton John Wick bukan untuk nonton drama. Action Bro, non stop dan selalu memukau. Bikin kesal nonton season 8 Game of Thrones sampai lupa.

Creme-de-la-creme adalah penampilan jagoan silat Indonesia Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman yang epic banget. Gue dan crew HeyBro.tv recommended banget film ini. Gak banyak mikir, seneng dan senyum terus, pulang happy.

Aladdin, Film Buat Adek Lo

Bukannya gak bagus, tapi ya bukan buat kita para Bro sih, kecuali lo emang suka sama film yang joget-joget drama gitu. Kurang lucu sih menurut kita bro, tapi para anak SD yang nonton disebelah pada ketawa.

Will Smith sebagai Jin biru melakukan acting yang bagus, tapi kayaknya film ini sudah dikutuk diawal karena sangat sulit melawan acting sang Legendaris Robin Williams. Yang jelas film kartun memiliki starpower yang susah disaingi film ini, sampai ke lagu yang dinyanyikan.

Andai saya ABGeh yang lahir tahun 90an akhir, mungkin gue bisa enjoy nih film lebih, sayangnya film lama selalu menghantui selama gue nonton film ini.